Pembahasan Atsar ” ….. إِنَّهُ لاَ إِسْلاَمَ إِلاَّ بِجَمَاعَةٍ ” (Bag. 2)

Pembahasan Atsar ” ….. إِنَّهُ لاَ إِسْلاَمَ إِلاَّ بِجَمَاعَةٍ ” (Bag. 2)

Saudara kita Al-Fadhil Abu Hudzaifah حفظه الله mengatakan: “Ba’da magrib (1 robi’u as-tsany 1432 atau 16 maret 2011, pada dars muqoddimah kitab syarah ‘itiqod ahlisunnah aljamaah li imam al-lalikai di sampaikan oleh syaikh DR. Sholeh bin abdullah al-abud (mantan rektor jami’ah islam madinah) di masjid nabawi madinah, dalam sesi tanya jawab saya sempat menanyakan beberapa point:

  1. Ada sebuah jama’ah dari jama’ah-jama’ah di indonesia yang mengkafirkan manusia secara umum
  2. Mereka menggunakan atsar qoul Umar Bin Khottob

تَطَاوَلَ النَّاسُ فِي الْبِنَاءِ فِي زَمَنِ عُمَرَ ، رَضِيَ الله عَنْهُ فَقَالَ عُمَرُ يَا مَعْشَرَ الْعُرَيْبِ الأَرْضَ الأَرْضَ إِنَّهُ لاَ إِسْلاَمَ إِلاَّ بِجَمَاعَةٍ ، وَلاَ جَمَاعَةَ إِلاَّ بِإِمَارَةٍ ، وَلاَ إِمَارَةَ إِلاَّ بِطَاعَةٍ

  1. Bagaimana kedudukan atsar ini ?
  2. Apa makna يَا مَعْشَرَ الْعُرَيْبِ dengan sighot tasghir?
  3. Apa makna الأَرْضَ الأَرْضَ ?
  4. Apa makna لاَ إِسْلاَمَ إِلاَّ بِجَمَاعَةٍ……. Apakah bermakna nafi lil wujud, atau li as-shihah atau naïf lil-kamal?
  1. Dan mereka membai’at pada seseorang yang tidak sedikitpun memiliki kemampuan untuk mengatur masyarakat (kaum muslimin secara umum) , apakah ini sebuah baiat yang sah atau bathil?

Transkrip Tanya Jawab:

Syaikh: na’am, mendekatlah, kamu jauh dariku

Saya :  toyib, ada sebuah jama’ah dari jama’ah-jama’ah di indonesia yang mengkafirkan manusia secara umum. mereka menggunakan atsar qoul umar bin khottob, ketika manusia berlomba-lomba meninggikan bangunan di zaman umar, maka umarpun berkata; ya golongan uraib ( bentuk tasghir)……

syaikh : ……….melanjutkan

الأَرْضَ الأَرْضَ إِنَّهُ لاَ إِسْلاَمَ إِلاَّ بِجَمَاعَةٍ ، وَلاَ جَمَاعَةَ إِلاَّ بِإِمَارَةٍ ، وَلاَ إِمَارَةَ إِلاَّ بِسمع وطاعةٍ

Saya : menurut pentahqiq (sunan ad-darimi) bahwa atsar ini dho’if kerena memliki dua illat (cacat).

Syaikh: tidak, ucapan umar ini tidaklah dhoif  secara ijma’ (artinya kedho’ifannya masih diperselisihkan di kalangan ulama -pent), namun  ucapan ini tidaklah dingkari, lagi pula realitasnya juga membenarkan perkataan umar ini, yakni untuk menetapi al-muqoddimah (qoul umar rodhiallohu ‘anhu yang tercantum di bab muqoddimah sunan ad-darimi ) ini,

لاَ إِسْلاَمَ إِلاَّ بِجَمَاعَةٍ ،(اي لا اسلام كامل الا بجماعة

Tidak ada islam kecuali dengan jamaah (MAKSUDNYA ADALAH TIDAKLAH ISLAM ITU SEMPURNA TERKECUALI DENGAN JAMA’AH )

وَلاَ جَمَاعَةَ إِلاَّ بِإِمَارَةٍ ، وَلاَ إِمَارَةَ إِلاَّ بسمعٍ وطاعةٍ

Saya : berarti penafian itu lil kamal ( peniadaan itu untuk kesempurnaan) ,

Syaikh : ya, laa islama kamil…

Saya: bukan bermakna lilwujud atau lil as-shihah?

Syaikh: Bukan, nanti (dilanjutkan-pent) setelah adzan (isya’)

—-adzan isya’ ( kemudian syaikh membahas/menjawab pertanyaan yg sebelum saya)——

Saya : apa makna يَا مَعْشَرَ الْعُرَيْبِ dengan sighot tasghir? apa makna الأَرْضَ الأَرْضَ

Syaikh : apa? apa? يَا مَعْشَرَ الْعُرَيْبِ,  yakni dia (umar rodhiallohu ‘anhu ) melihat bangunan-bangunan yang ditinggikan , umar rodhiallohu ‘anhu dia adalah kholifah dan sudah sepantasnya ucapannya didengarkan dan dito’ati, ini kewajiban mendengar dan taat kepadanya, ketika mereka meninggikan bangunan –bangunan rumah  ia mengkhawatirkan terjadinya fitnah,

Kemudian ia berkata يَا مَعْشَرَ الْعُرَيْبِ tasghir ‘arob, artinya bilamana orang-orang arab tida menegakkan agama ini, maka lebih-lebih lagi orang-orang selain mereka untuk tidak menegakkannya.

الأَرْضَ الأَرْضَ maknanya “janganlah meninggikan bangunan” karena termasuk tanda-tanda akan terjadinya kiamat sebagaimana yang telah dikabarkan oleh Nabi n. Siapakah dari mereka yang semisal umar menurut kita? Allahu al-musta’an

Saya : pertanyaan terakhir

Syaikh: na’am, kamu tadi telah berkata pertanyaannya Cuma satu –ha-ha ( syaikh ini sedang guyon), pertanyaan terakhir , baik, datangkan……

Saya: yakni, dan mereka membai’at pada seseorang yang tidak sedikitpun memiliki kemampuan untuk mengatur masyarakat (kaum muslimin secara umum) , apakah ini sebuah baiat yang sah atau bathil?.. (afwan saya ada sedikit kesalahan menyebutkan lafal “shohih” menjadi “shoihah” …..maklum karena pertanyaan ini bersifat spontan dan buru-buru menjelang iqomah)

Syaikh: orang ini tidak memiliki kemampuan/kekuasaan, dia tidak dibai’at, sesungguhnya baiat itu diatas al-kitab dan as-sunnah bagi orang yang memiliki kekuasaan seperti pemerintah di negara ini, maka ia memiliki kemampuan, dan perkaranya (keimamannya-pent) telah tegak , pemerintahannya kokoh, dia menegakkan peraturan-peraturan Allah sesuai kemampuannya, inilah baiat yang sya’I, adapun yang lainnya (Negara lain)  adalah  berdasar peraturan/ undang-undang yang tersusun dalam teori kontrak (nadhoriyatu al-aqd) , nadhoriatu al-aqd ringkasnya adalah kesepakatan yang mana mereka bersepakat diatas asas manfaat dan kemudhorotan, dan setiap orang berkeyakinan untuk mendatangkan (asas) kemanfaatan dan menolak kemudhorotan dan setiap orang supaya menetapi ( undang-undang ) ini  selagi tidak bertentangan dengan agama.

Saya : syukron, jazaa kallohu khoir

Syaikh : jelas?!

Saya : jelas

Syaikh : adapun mereka mengkafirkan manusia atau mengkafirkan masyarakat, maka itu sangat sesat, yakni setelah bai’at kepada Nabi n maka tidak lagi diterapkan jahilyah, adapun orang yang berkata bahwa kita sekarang berada dimasa jahilyah abad ke 20 –seperti ini- , maka ini salah karena setelah bai’at kepada Nabi n maka tidak lagi diterapkan jahilyah terkecuali nanti di akhir zaman yakni ketika telah turunnya ‘isa ‘alaihi assalam, nabi ‘isa setelah apa turunnya?, setelah keluarnya dajjal, dan dia membunuh dajjal, lalu wafatnya nabi isa, kemudian Allah melepaskan angin yang baik dan semua nyawa orang-orang iman terambil (mati) dan tidak tersisa di muka bumi kecuali seburuk-buruknya manusia kepada merekalah kemudian terjadi kiamat yang besar.

Saya : jelas

Syaikh : jelas , walhamdulillah

Tanya jawab ini terekam disitus resmi milik pemerintah Saudi Arabia di; http://www.alharamain.gov.sa/index.cfm?do=cms.scholarsubject&schid=6810&subjid=33939&audiotype=lectures&browseby=speaker

Tepatnya di المقدمة 11/04/1432هـ pada menit ke 59 dan seterusnya.

 

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>