Yang Memiliki Sanad Seperti Kita Itu Langka

Yang Memiliki Sanad Seperti Kita Itu Langka

Sanad-sanad atau ijazah kitab-kitab hadits seperti ini masih banyak, bahkan para ulama selain Jama’ah kita justru memiliki lebih banyak sanad dan ijazah. Jadi tidak benar kalau dikatakan bahwa yang demikian sudah jarang, langka, dan terputus.

Sanad dari jalur yang diakui sebagai guru Haji Nur Hasan al-Ubaidah seperti Syaikh Umar Hamdan v [1] ...continue saja diriwayatkan oleh banyak sekali ulama diseluruh dunia. Belum lagi ulama-ulama lain dari selain jalur Syaikh Umar Hamdan v.

Ambil contoh saja Syaikh Yasin Fadani v . [2] ...continue

 

   Sampul Dalam Kitab Al-‘Ujalah Syaikh Yasin Padani

 
Sampul Dalam Kitab Al-‘Ujalah
Syaikh Yasin Padani

Dalam Kitabnya Ithaful Ikhwan bi Ikhtishar Mathmahil Wajdan Fi Asanid Asy-Syaikh Umar Hamdan, Syaikh Yasin Padani v telah meringkas sanad-sanad peri-wayatan/ijazah yang dimiliki Syaikh Umar Hamdan v dalam sebuah kitab setebal kurang lebih 263 halaman. Kitab ini bahkan telah diberi ijazah secara khusus oleh Syaikh Umar Hamdan v sendiri sebagaimana dicantumkan di hala-man 9.
Contoh yang lain adalah Syaikh Ahmad Al-Ghumari v.[3] ...continue

Dalam kitab Syaikh Yasin Padani v yang lain yang berjudul: Al-‘Ujalah fi Al-Ahadits Al-Musal-salah disebutkan beberapa sanad dari berbagai  jalur melalui Syaikh Umar Hamdan v. Pada musalsal no. 84 beliau berkata, “Meng-khabarkan kepada kami Al-Allamah Asy-Syaikh Umar Hamdan Al-Mahrasi dan Syaikh Muhammad Abdul Baqi, tiap-tiap keduanya dari Sayyid Ali ibn Dhohir Al-Witri dari Abdul Ghani Ad-Dihlawi dari Muhammad ‘Abid As-Sindi.. dan seterusnya.

Sampul Dalam Kitab Al-Mu’jam al-Wajiz Syaikh Ahmad Al-Ghumari.
Sampul Dalam Kitab Al-Mu’jam al-Wajiz Syaikh Ahmad Al-Ghumari.

Contoh yang lain lagi adalah Syaikh Hasan Masyath Al-Makki v.[4] ...continue

Dalam Kitabnya Al-Mu’jam Al-Wajiz, Syaikh menceritakan biografi singkat Masyaikh yang memberikan kepadanya ijazah/ sanad, salah satunya adalah Syaikh Umar Hamdan v (Urutan no. 59).

Dalam Kitabnya Ats-Tsabat Al-Kabir, disebutkan didalamnya banyak Masyaikh yang memberikan kepada beliau ijazah/sanad, diantaranya dari Syaikh Umar Hamdan v (hal 162-163).

Dan banyak lagi yang lainnya.

Sampul Dalam Kitab Ats-Tsabat Al-Kabir Syaikh Hasan Masyath

Sampul Dalam Kitab Ats-Tsabat Al-Kabir Syaikh Hasan Masyath

Bisa jadi kalaupun benar Haji Nur Hasan termasuk murid Syaikh Umar Hamdan v, maka dia bukan termasuk murid syaikh yang terkenal, apalagi yang paling hebat dan istimewa seperti kisah yang banyak beredar dikalangan kita. Bahkan Dr. Ridho bin Muhammad Shafiyudin telah menyebutkan 55 murid dari Syaikh Umar Hamdan yang terkenal meriwayatkan dari beliau, dalam tulisannya ”Syaikh Muhadits Haramain Umar bin Hamdan bin Umar al-Mahrasi al-Makki al-Madini”. [5] ...continue Sayang sekali tidak ada didalam 55 nama itu Haji Nur Hasan Ubaidah. Begitu juga dalam Natsrul Zawahir karya Dr. Yusuf bin Abdurahman hal. 933, disana disebutkan banyak nama murid syaikh, dan tidak ada nama Bapak Haji Nur Hasan Ubaidah.

 

 

Catatan Kaki   [ + ]

1. Beliau adalah Abu Hafs Umar ibn Hamdan ibn Umar ibn Hamdan al-Mahrasi At-Tunisi Al-Maghribi al-Madani Al-Maki, ahli hadits terkenal, lahir di Maroko pada tahun 1292 H dan meninggal di Madinah tahun 1368 H/1949 M.Lihat biografi beliau dalam kitab : (1) Muhadits Haramain Umar bin Hamdan bin Umar al-Mahrasi al-Makki al-Madini oleh Dr. Ridho bin Muhammad Shafiyudin, (2) Ithaful Ikhwan bi Ikhtishar Mathmahil Wajdan Fi Asanid Asy-Syaikh Umar Hamdan oleh Syaikh Yasin Padani, (3) Natsrul Zawahir karya Dr. Yusuf bin Abdurahman h 931-933, (4) Tasynif al-Asma’ bi Syuyukh Al-Ijazah was Sama’ oleh Mahmud Said Mamduh hal. 426-432, dan lain sebagainya.
2. Beliau adalah Abi Faid Muhammad Yasin bin Isa bin Udiq al-Fadani al-Indunisiyi asy-Syafi’I, Musnad dunya, berasal dari Padang Indonesia dan menetap di Mekkah. Lahir tahun 1335 H / 1916 M, dan meninggal dunia di Mekah, 1410 H / 1989 M.
3. Beliau adalah Ahmad bin Muhammad bin Shodiq Al-Ghumari, ulama sufi Maroko, meninggal tahun 1380 H/1962 M.Lihat biografi beliau dalam kitab : Tasynif al-Asma’ bi Syuyukh Al-Ijazah was Sama’ oleh Mahmud Said Mamduh hal. 71.
4. Beliau adalah Abu Ahmad Hasan bin Muhammad bin Abbas bin Ali bin Abdul Wahid Al-Masyath, Ahli hadits Mekkah, meninggal tahun 1399 H/1979 M.Lihat biografi beliau dalam kitab : Ats-Tsabat Al-Kabir dalam Muqadimah (hal 19 dan seterusnya) oleh Dr. Muhammad bin Abdul Karim bin Ubaid.
5. Diterbitkan oleh Departemen Studi Keislaman di Fakultas Al-Adab wa al-Ulum al-Insaniyah Universitas Malik Abdul Aziz di Jeddah.
No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>